Harga TBS Rp.820/Kg

Petani Kelapa Sawit di Langkat Berharap Pemerintah Atasi Murahnya TBS

Foto : petani kelapa sawit keluhkan harga jual TBS. /hK2 dok foto.meg

halKAhalKI.com, LANGKAT | Petani di beberapa kecamatan di wilayah Langkat Hulu Kabupaten Langkat keluhkan rendahnya harga jual tandan buah segar (TBS)  kelapa sawit. Beberapa petani di Kecamatan Salapian, Kuala, Kutambaru ,Sirapit dan Sei Bingei ungkapkan harga jual TBS mereka hanya Rp.820 per kilogram beberapa pekan terakhir walau mengalami kenaikan sedikit dibandingkan harga sebelumnya.

Informasi yang dirangkum dari petani kelapa sawit, Kamis (10/7/2019) menyatakan harga jual TBS belum berpihak kepada petani dan biaya perawatan tanaman tidak sesuai dengan harga jualnya.

"Belum berpihak kepada petani  warga desa Timbang Lawan. Menurutnya belum sesuai nilai jual dengan kebutuhan hidup," kata Alang (52) Petani Desa Timbang Lawan Kecamatan Bohorok.

Hal Senada juga diungkapkan Sutris petani kelapa sawit di Kecamatan Salapian, "pusing juga mengelola keuangan di kala panen ujar Sutris petani asal Salapian. Tak jauh beda penuturan Adi dari Kuala, kewalahan mengatur ekonomi keluarga dan kebutuhan lain."

Sementara beberapa petani lainnya,Sulis di Kecamatan Kutambaru,Siswanto warga Kecamatan Selesai,Abdi di Kecamatan Sei Bingei dan Hendry petani di Kecamatan Sirapit Selain itu, juga mempertanyakan penyebab harga jual tandan buah segar kelapa sawit turun.

Selanjutnya 1 2