Pengadaan ATK BOP PAUD ‘Overlapping’. Penggelolanya Bayar Pakai BOP juga Uang Pribadi

Ilustrasi./ist

Langkat, halKAhalKI.com | Kembali penggelola Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) mengeluhkan pelaksanaan pengadaan DAK Nonfisik Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD) 2020, yang diberikan pemerintah kepada satuan pendidikan yang menyelenggarakan program PAUD, sebesar Rp. 600 ribu per siswa dalam satu tahun.

Keluhan pengelelola PAUD di kawasan Langkat Hulu Kabupaten Langkat tersebut, dikarenakan mereka yang telah melaksanakan pengadaan bagi peserta didiknya secara mandiri atau swakelola, namun harus menerima dan membayar ATK dari pihak lain.

Informasi yang dirangkum, sebelum pengelola PAUD tersebut telah melakukan pemesanan kepada salah satu distributor buku paket dan ATK Sekolah. Namun dikarenakan pesanan tersebut tidak kunjung tiba sementara pengelola PAUD harus segera membagikan ATK kepada siswanya di awal tahun ajaran 2020/2021 sehingga mereka terpaksa harus membeli langsung ATK tersebut untuk memnuhi kebutuhan muridnya.

Hal ini dikatakan beberapa pengelola PAUD yang enggan disebutkan jati dirinya. "Sudah saya, tapi barang barang belum datang, sementara sekolah telah berjalan," kata pengelola PAUD yang mengasuh belasan orang siswa tersebut.

Selanjutnya 1 2 3 4