P2TP2A Langkat Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Kejahatan Seksual dan Trafficking

Mawar dan orang tuanya didampingi P2TP2A Kabupaten Langkat saat melaporkan kasus yang dialmainya di Polres Langkat./ dok P2TP2A Langkat

Langkat, halKahalKI.com | Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Permpuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Langkat, meminta Polres Langkat ungkap kasus kasus kejahatan seksual terhadap anak terutama yang mengarah kepada kasus trafficking terhadap anak.

Hal ini diungkapkan Koordinator P2TP2A Kabupaten Langkat Ernis Safrin Aldin menyikapi adanya kasus kejahatan seksual terhadap anak yang dilaporkan orang tua korban kepihaknya, kasus kejahatan seksual yang mengarah ke perbuatan trafficking terhadap anak yang menimpa seorang anak sebut saja mawar (identitas disamarkan) yang berusia 14 tahun.

"Kita apresiasi kerja cepat Polres Langkat dalam hal ini Unit PPA satreskrim Polres Langkat, yang menangkap 3 orang terduga pelakunya, kemarin (Selasa, 28/7/2020)," tutur Koordinator P2TP2A Kabupaten Langkat.

Dijelaskannya dalam laporan yang diterima P2TP2A Kabupaten Langkat, kasus Mawar dilaporkan orang tuanya dan diduga ada 3 orang terkait kasus Mawar, diantaranya masih berusia anak dan seorang ibu paruh baya.

Ia juga meminta pihak Kepolisian untuk jeli dan menguraikan kasus yang menimpa mawar tersebut, karena diduga Mawar merupakan bagian dari korban dari praktik human trafficking atau perdagangan manusia (anak).





"Dan Polres Langkat kita harap tidak hanya berhenti di kasus kejahatan seksual terhadap anak yang menimpa Mawar saja, Kepolisian harus mampu menguraikan unsur tindak pidana traffickingnya," pinta Ernis Safrin Aldin.

Selanjutnya 1 2