Langkat, 47 Kasus Konfirmasi COVID-19. GP Ansor Langkat Minta Bupati Tetapkan Kadiskes Definitif

Screenshoot laman Gugus Tugas Penanganan COVID-19 yang merupakan update 8 Agustus 2020 Pukul 17.30 WIB.

Langkat, halKAhalKI.com | Untuk penaganan pandemi COVID-19 di Kabupaten Langkat, yang kasus COVID-29 terkonfirmasi telah mencapai 47 dengan 30 dirawat, 12 sembuh dan 5 yang meninggal dunia.

Angka kasus tersebut dikutip halKAhalKI.com hari ini, Minggu (9/8/2020) pukul 15.26 dari laman Gugus Tugas Penanganan COVID-19 yang merupakan update 8 Agustus 2020 Pukul 17.30 WIB.

Kondisi ini menurut Wakil Ketua GP Ansor Kabupaten Langkat Heri Zuanda Rao membutuhkan perhatihan serius semua kalangan termasuk Bupati Langkat serta Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat.

Di katakannya, tidak adanya pejabat Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Langkat membuat beban birokrasi terhadap penanganan COVID-19 dari sisi kesehatan menjadi lamban dalam mengambil kebijakan yang sangat dibutuhkan gerak cepatnya.

"Meminta kepada Bupati Langkat segera melantik pejabat Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat yang definitif, sebagai langkah proggresiv dalam penanganan COVID di Kabupaten Langkat,"sebut Wakil Ketua Ansor Langkat tersebut.





Menurutnya, fenomena adanya pejabat pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan, yang orangnya telah berganti selama 3 kali, tanpa adanya Kepala Dinas defenitif membuat penanganan pandemi COVID-19 lambat dalam pengambilan keputusan kebijakan strategis.

"Udah 3 kali berganti PLT Kepala Dinas Kesehatan. Ini mengakibatkan tumpang tindih kebijakan dan lambatnya langkah, tindakan dalam penanganan COVID karena d
sangat terbatasnya ruang kebijakan dan keputusan keputusan strategis yang boleh di ambil seorang Plt Kadis Kesehatan dibandingkan pejabat Kadis yang defenitif," ulas Heri Zuanda Rao.

Selanjutnya 1 2 3