Harga Jual Cabe di Pengepul Turun, Petani Terpuruk

Petani baru mmeanen cabenya di Desa Pasar Rawa Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat Sumut, Sabtu (30/11/2019).

Langkat, halKAhalKI.com |Turunnya harga pembelian cabai merah ditingkat petani oleh pedagang pengepul cabe, sangat beresiko mendatangkan keterpurukan bagi kalangan petani cabai. Ini karena mata rantai perdagangan yang belum bisa terputus/teratasi sejak dahulu hingga saat ini.

Sejak akhir pekan lalu, harga jual cabai petani di Kecamatan Gebang, Babalan, Tanjung Pura, Hinai dan Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat hanya Rp 13.000/kg, kemudian pertengahan pekan ini hanya naik Rp 1.000/kg, dan pedagang penampung hanya mampu membeli Rp 14.000/kg.

"Sedangkan harga dipasar, pekan lalu dan pekan ini masih Rp 25.000/kg. Ini diketahui dari survey yang dilakukan dibeberapa pasar tradisionil di Medan, Binjai maupun di beberapa pasar di Kecamatan di Langkat," kata pengamat ekonomi pasar, Fadli Lubis, Sabtu (30/11/2019).

Dikatakannya, panjangnya mata rantai perdagangan inilah yang membuat perbedaan sangat jauh antara petani dengan konsumen.

Selanjutnya 1 2 3