Dalam Reses Angota DPRD Langkat Yusuf Tarigan, Terungkap

Petani Tak Terima Pupuk Subsidi, 700 Ha Tanaman Padi di Bohorok Terancam Gagal Panen

Yusuf Tarigan,Anggota DPRD Langkat menerima Keluhan dan aspirasi masyarakat dalam reses masa sidang I tahun 2020 di di dusun Kampung Baru desa Sukarakyat Kec. Bohorok Kab. Langkat Sumatera Utara, Senin (6/1/2020). / dok foto hK2-mig

Langkat,halKAhalKI.com | 700 Ha tanaman padi di Daerah Irigasi (DI) Timbang Lawang Kecamatan Bohorok terancam gagal panen di karenakan petani tidak menerima pasokan pupuk bersubsidi.

Hal ini terungkap dalam reses anggota DPRD Kabupaten Langkat, Yusuf Tarigan pada masa sidang I tahun 2020 di dusun Kampung Baru desa Sukarakyat kecamatan Bahorok- Langkat, Senin (6/1/2020).

Tidak diterimanya pupuk bersubsidi seperti Pupuk bersubsidi seperti Urea, NPK Ponskha, ZA dan SP 36 untuk tahap dua di bulan Desember 2019 dan tahap tiga bulan Januari 2020 mengakibatkan tanaman padi saat ini di Daerah Irigasi (DI) Timbang Lawan Bohorok, menguning tak terawat. Hal ini berdampak terhadap produksi dan dikhawatirkan 700 Ha lahan sawah yang ditanami padi terancam gagal panen, hal tersebut disampaikan Ketua Kelompok Tani (Poktan) Makmur Desa Timbang Lawan, Mujahidin kepada Yusuf Tarigan anggota Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Langkat.

Selain itu, Mujahidin juga meminta Pemkab Langkat membangun infrastuktur jalan Produksi pertanian di areal persawahan untuk mempermudah petani mengangkut gabah petani.

Menanggapi persolan yang diahadapi para petani tersebut, Yusuf Tarigan berjanji secepat mungkin mempertanyakan dan berkordinasi dengan Dinas Pertanian serta bagian Perekonomian Setkab Langkat terkait kelangkaan pupuk bersubsidi yang menjadi hak petani.

Selanjutnya 1 2 3